"Walaupun saya yakin pasti nantinya ada banjir, tetapi volumenya pasti berkurang secara signifikan karena sekarang ini ditangani secara serius," ujarnya.

Pramono berharap pembenahan sungai dan saluran air dapat membantu Jakarta menghadapi musim hujan yang diperkirakan mulai terjadi pada akhir November. Pemprov DKI Jakarta mengintensifkan normalisasi sungai yang telah lama tidak dilakukan dengan cara pengerukan untuk meningkatkan kapasitas aliran.

"Normalisasi yang sudah begitu lama tidak pernah dilakukan, sekarang kita lakukan kembali. Semua selokan-selokan, sungai-sungai kita lakukan pengerukan di mana-mana," ujarnya.

Penanganan banjir, kata Pramono, membutuhkan koordinasi antara Pemprov dan DPRD DKI Jakarta. Pemerintah juga menyiapkan pembenahan kawasan terdampak banjir, termasuk sarana dan prasarana jalan serta perumahan.