Selain warga Guinea, warga negara Sierra Leone juga menjadi korban dalam bencana tersebut. Pemerintah Guinea berencana menggelar pemakaman massal bagi seluruh korban.

"Kami telah menghubungi Kementerian Luar Negeri, yang kemudian menghubungi Kedutaan Besar Sierra Leone untuk proses identifikasi warga negara mereka serta evakuasi jenazah," ujar Sall.

Bencana itu juga memaksa sekitar 1.500 keluarga meninggalkan tempat tinggal mereka. Pemerintah Guinea kemudian merelokasi keluarga-keluarga yang terdampak.