Dharmawan menjelaskan banjir ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sehingga menyebabkan meluapnya sejumlah aliran sungai utama, seperti Krueng/Sungai Meureubo di Kecamatan Pante Ceureumen dan Krueng Woyla di Kecamatan Sungai Mas sejak Sabtu (31/10) pekan lalu

"Luapan sungai tersebut mengakibatkan puluhan desa di berbagai kecamatan tergenang air, serta merusak sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum," ujarnya.

Pihaknya juga sudah mengerahkan personel ke lapangan guna melakukan pendataan, termasuk penyaluran bantuan terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir.