NADIKABAR.COM — Ulang tahun merupakan momen yang kerap dirayakan sebagai bentuk rasa syukur atas bertambahnya usia. Namun dalam Islam, merayakan ulang tahun bukanlah termasuk syariat.

Mengutip buku Batalkah Shalat Jika Melihat Sarung Imam Bolong? karya Ust. M. Syukron Maksum dijelaskan bahwa tidak terdapat keterangan secara khusus dalam Al-Qur'an maupun hadits yang memerintahkan umat Islam untuk merayakan hari kelahiran setiap tahun. Di sisi lain, bentuk perayaan ulang tahun pada masa sekarang juga memiliki beragam tradisi dan cara pelaksanaan.

Karena itu, hukum merayakan ulang tahun perlu dilihat dari sudut pandang tujuan, bentuk kegiatan, serta unsur yang terdapat di dalam perayaan tersebut.

Dalam sejarah Islam, Rasulullah SAW dan para sahabat tidak diketahui melakukan perayaan ulang tahun sebagaimana tradisi yang banyak dilakukan masyarakat saat ini.

Tidak ada tuntunan khusus dari Rasulullah SAW mengenai pesta ulang tahun, meniup lilin, menyanyikan lagu ulang tahun, maupun memberikan hadiah karena seseorang sedang bertambah usia.

Hal inilah yang menjadi salah satu dasar bagi sebagian ulama yang tidak membolehkan perayaan ulang tahun, terutama apabila perayaan tersebut dianggap sebagai bentuk ibadah atau tradisi keagamaan.