Dalam daftar hasil akhir, Igarashi menempati posisi pertama dengan 12,87 poin, sementara Pajar berada di posisi kedua dengan 10,40 poin.

"Ya tentu saja kita mengharapkan Pajar mendapat medali emas karena untuk surfing ini medali emas langsung mendapat tiket ke Olimpiade. Di final ini benar-benar ditentukan oleh keberuntungan, Kanoa lebih cermat memilih ombaknya," kata pelatih kepala tim nasional surfing Indonesia Arya Subyakto.

Medali perak tersebut menjadi hasil dari perjalanan Pajar yang konsisten sejak babak perempat final. Sebelumnya, ia memastikan tiket semifinal setelah mengalahkan peselancar China Wu Shindong.

Pajar kemudian melaju ke final setelah menundukkan wakil Filipina Jayuard Alciso pada babak semifinal. Ia mengumpulkan total 13,60 poin dari dua ombak, masing-masing 7,00 dan 6,60 poin.