NADIKABAR.COM — International Association of Business Communicators (IABC) Indonesia menilai disrupsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) semakin memperkuat peran komunikator dalam menjaga kredibilitas informasi dan membangun kepercayaan publik di tengah arus informasi yang semakin masif.

President IABC Indonesia Elvera N Makki menyebut kondisi tersebut sebagai disruption of trust yang membawa mandat baru bagi profesi komunikasi.

Menurut dia, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin, komunikator memiliki peran penting dalam membantu masyarakat menentukan informasi yang layak dipercaya.