NADIKABAR.COM — Ikatan Ahli Bencana Indonesia (IABI) menegaskan peristiwa gempa tektonik bermagnitudo 5,0 di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTT), merupakan jenis gempa akibat deformasi internal pada lempeng Australia yang menunjam ke bawah kawasan Lombok-Bali.
Anggota IABI, Daryono dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menyampaikan bahwa gempa yang terjadi pada pukul 03.15 WIB itu berada pada kedalaman 82 kilometer dan dipicu oleh patahan sesar turun (normal fault) di dalam tubuh lempeng samudra, bukan akibat pergeseran sesar aktif dangkal di daratan Lombok.
"Gempa ini bukan gempa kerak dangkal yang dipicu aktivitas sesar aktif di Pulau Lombok, melainkan gempa intraslab di mana sumbernya berada di dalam Lempeng Australia yang menunjam ke bawah kawasan Lombok-Bali," kata dia.
Menurut dia, akumulasi tegangan (stress) pada slab lempeng yang menunjam melampaui daya tahan batuan, sehingga memicu patahan internal dan memancarkan gelombang seismik dengan daya sebar guncangan yang amat luas.