Perubahan kuota pemain asing bukan satu-satunya hasil pembahasan menuju IBL 2027. Liga juga sepakat mempertahankan format kandang-tandang yang memberikan kesempatan kepada klub untuk bertanding di kota masing-masing.

Format ini memungkinkan klub membangun hubungan lebih dekat dengan pendukung lokal. Suporter tidak harus selalu menunggu tim kesayangannya bermain di kota lain atau mengikuti pertandingan yang terpusat di satu lokasi.

Perwakilan Rajawali Medan, Erwin, menilai format kandang-tandang memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan basis penggemar klubnya. Ia melihat antusiasme penonton yang datang langsung ke arena meningkat selama musim 2026.

Pandangan serupa disampaikan perwakilan Bogor Hornbills, Leo Gautama. Menurutnya, sistem kandang-tandang merupakan kemajuan yang membuka peluang lebih besar bagi perkembangan basket di berbagai daerah.

IBL sebelumnya juga menyebut jumlah penonton meningkat hingga 400 persen setelah kompetisi menggunakan format kandang-tandang dibandingkan dengan sistem seri. Angka tersebut menjadi salah satu alasan format ini dinilai masih relevan untuk pengembangan liga.

Meski demikian, mempertahankan format tersebut juga menuntut kesiapan klub dari sisi operasional. Perjalanan antarkota, penyewaan arena, promosi pertandingan, dan pengelolaan penonton tetap menjadi pekerjaan yang harus diperhitungkan.

Bogor Hornbills bikin kejutan pada IBL 2026

Jika melihat hasil musim sebelumnya, IBL 2026 memberikan cerita yang sulit diprediksi. Bogor Hornbills keluar sebagai juara setelah menaklukkan Pelita Jaya Basketball Jakarta dengan skor 3-2 dalam seri final berformat best of five.

Gelar tersebut menjadi trofi IBL pertama bagi Hornbills sejak bergabung dengan liga pada 2022. Pencapaian mereka terasa semakin spesial karena pada musim sebelumnya Hornbills gagal menembus babak playoff.

Hornbills menuntaskan final melalui pertandingan kelima yang berlangsung ketat. Mereka menang 64-61 atas Pelita Jaya pada 28 Juni 2026, sekaligus membuktikan bahwa tim yang tidak diunggulkan tetap punya peluang menjadi juara jika mampu menemukan komposisi dan momentum yang tepat.

Travin Thibodeaux menjadi salah satu tokoh utama keberhasilan Hornbills. Ia meraih penghargaan League MVP dan Final MVP pada musim 2026. Di pertandingan penentuan final, Thibodeaux mencatatkan 22 poin, 11 rebound, dan sembilan assist.

Di sisi lain, Pelita Jaya kembali menunjukkan konsistensi dengan mencapai final, tetapi harus menerima kekalahan setelah sempat unggul 2-1 dalam seri tersebut.