"Selain itu, turnamen ini bisa menjadi pengalaman berharga bagi pemain lokal yang belum mendapatkan banyak kesempatan bermain. Sekarang, mereka punya kesempatan untuk membuktikan kemampuan masing-masing."

Selain Dewa United, Pelita Jaya, Satria Muda dan Bogor Hornbills, ada Rajawali Medan, Pacific Caesar Surabaya, Rans Simba Bogor, Satya Wacana Salatiga, Hangtuah Jakarta dan Kesatria Bengawan Solo.

Beberapa tim bahkan memanfaatkan IBL All Indonesian 2026 sebagai ajang memberikan kesempatan kepada pemain muda mendapat jam terbang. Seperti yang dilakukan Dewa United. Mereka tak membawa Rio Disi dan Arki Dikania Wisnu.

"Kami sangat optimistis. Tanpa Arki dan Rio Disi, kami masih memiliki banyak pemain lain yang siap meningkatkan kontribusi dan mengambil tanggung jawab lebih besar di All Indonesia Cup tahun ini," papar asisten pelatih Dewa, Yurifan Hosen.