"Indikasi ada di wilayah Jatim," sambung Jumhur.

Jumhur menyebut kedua korban terakhir kali diketahui berada di sebuah hotel di Madiun. Hal ini didasarkan dari rekaman CCTV di sebuah hotel. Ia lantas membandingkan dengan kasus pembunuhan dan mutilasi koper merah dengna korban Uswatun Hasanah yang dibunuh Rohmad Tri Hartanto alias Antok yang pernah ditangani pada 2025.

"Pernah monitor Jatanras mengungkap kasus koper merah? Sama itu gerakannya, sama itu," tandas Jumhur.

Sebelumnya, kabar hilangnya ibu dan anak itu viral di Threads yang diunggah akun @jehannaz9f. Akun itu melaporkan seorang perempuan bernama Dini Hardiyanti (30) dan anaknya yang berusia 4 tahun hilang sejak 20 September 2026. Akun tersebut juga membeberkan kronologi kejadian hilangnya ibu dan anak itu diduga usai bertengkar dengan suaminya.