"Saya berlatih layaknya orang gila untuk membuktikan di lapangan kepada mereka yang mengira saya sudah habis. Saya bermimpi untuk bisa bermain lagi di Italia," ujarnya kepada Repubblica.

"Inter? Kehilangan ban kapten sungguh menyakitkan bagi saya. Dulu saya kurang bijak dalam menyikapi beberapa situasi, tetapi sekarang saya jauh lebih dewasa. Saya telah berkembang," jawabnya.

Mauro Icardi pernah memperkuat Inter Milan di 2013-2019. Icardi jadi striker berbahaya, tapi hubungannya dengan klub dan suporter tidak mulus.