NADIKABAR.COM β€” Implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dinilai dapat memperkecil kesenjangan tarif produk padat karya Indonesia dibandingkan Vietnam di pasar Eropa, sekaligus memperkuat peluang Indonesia menarik relokasi investasi.

Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Mari Elka Pangestu dalam kegiatan Kontan Economic & Demographic Forum di Jakarta, Selasa, mengatakan saat ini tarif sejumlah produk padat karya Indonesia yang masuk ke Eropa masih memiliki selisih sekitar 10 persen dibandingkan Vietnam.

Jika IEU-CEPA mulai berlaku sesuai harapan pada tahun depan, kesenjangan tersebut berpotensi hilang sehingga posisi Indonesia menjadi lebih setara dengan Vietnam.

β€œKalau sekarang tarif kita ke Eropa misalnya untuk padat karya itu selisihnya 10 persen. Lumayan kan? Tahun depan hopefully 10 persen itu tidak akan ada lagi. Jadi kita sama dengan Vietnam,” ujarnya.