NADIKABAR.COM β Desainer dan National Chair Indonesia Fashion Chamber (IFC) Lenny Agustin menilai pengembangan batik tidak cukup hanya dengan mempertahankan aspek tradisional, tetapi juga perlu diikuti inovasi desain dan diversifikasi produk sesuai perubahan preferensi konsumen.
Lenny mengatakan batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fashion, agar dapat memperluas pasar sekaligus meningkatkan daya saing produk fashion Indonesia di pasar global.
βPelestarian tradisi dan peningkatan daya saing harus berjalan beriringan melalui inovasi dan diversifikasi produk,β kata Lenny kepada NadiKabar, di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia, salah satu peluang pengembangan batik terletak pada upaya menggeser persepsi bahwa batik hanya digunakan untuk acara formal maupun seragam instansi.