NADIKABAR.COM β€” Penyelenggaraan International Grand Imams Conference (IGIC) 2026 di Jakarta menghasilkan Deklarasi Jakarta Understanding yang memuat sejumlah poin kesepakatan dengan fokus utama menempatkan imam sebagai aktor penting diplomasi keagamaan.

β€œMelalui Jakarta Understanding, para Imam Besar menyampaikan pesan bahwa perdamaian adalah tanggung jawab bersama umat manusia dan masjid bisa menjadi jembatan yang menghubungkan perbedaan,” kata Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Menag mengatakan Jakarta Understanding juga menggarisbawahi bahwa diplomasi keagamaan dapat memperkuat diplomasi antarbangsa, serta menegaskan dukungan penuh terhadap hak rakyat Palestina.

Adapun poin-poinnya mencakup, pertama, imam agar menjalankan peran strategis bukan hanya sebagai pemimpin ibadah, tetapi juga sebagai mediator konflik, pemersatu keberagaman, dan penuntun moral masyarakat.