NADIKABAR.COM — Pelatih kepala Persib Bandung Igor Tolic menyebut timnya bermain baik saat dikalahkan tuan rumah Madura United 0-1 pada laga pekan keenam BRI Super League 2026/27 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Kamis (22/10).
Menurut Tolic, Persib Bandung tampil dominan dalam laga tandang tersebut, tetapi peluang-peluang yang mereka dapatkan tak sanggup membobol gawang Madura.
Persib akhirnya kebobolan yang diawali dari kesalahan sendiri. Gol Madura United dicetak Dimitar Mitkov pada menit ke-90 yang merupakan gol kelimanya musim ini.
"Menurut saya, kami bermain cukup baik untuk memenangkan pertandingan. Kami menciptakan beberapa peluang, tetapi tidak berhasil mencetak gol. Kami dihukum karena satu kesalahan, dan akhirnya kalah dalam pertandingan ini," ujar Tolic seusai pertandingan, dikutip dari laman resmi I.League, Jumat.
Kekalahan tersebut menjadi kekalahan kedua Persib musim ini. Sebelumnya, mereka takluk dari Persija Jakarta 1-2 pada pekan kedua, dengan tim berjuluk Macan Kemayoran itu kini mengoleksi 15 poin untuk menghuni puncak klasemen.
Persib saat ini duduk di peringkat keenam klasemen sementara dengan 10 poin, mengoleksi poin yang sama dengan Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persik Kediri di peringkat ketujuh dan kedelapan.
"Kami sudah menampilkan permainan yang bagus, tetapi tim tuan rumah juga merupakan tim yang bagus. Mereka berada di papan atas klasemen dan memiliki banyak poin. Kami tetap mampu menciptakan cukup banyak peluang untuk mencetak gol, tetapi gagal memanfaatkannya. Kami kebobolan, kalah 0-1, dan itulah hasilnya," lanjut Tolic.
Lebih lanjut, Tolic menegaskan timnya enggan larut dalam kekecewaan setelah menelan kekalahan kedua di liga. Menurutnya, timnya harus segera melupakan kekalahan ini dan mengalihkan fokus ke laga berikutnya saat kembali menjalani partai tandang melawan Garudayaksa FC, Minggu (25/10) pukul 19.00 WIB.
"Hal baiknya, kami masih memiliki pertandingan lain dalam tiga hari ke depan. Jadi, tidak ada waktu untuk terlalu lama memikirkan kekalahan ini. Kami harus beristirahat, naik bus, dan bersiap menghadapi pertandingan berikutnya. Tidak ada waktu untuk terlalu lama bergembira, tetapi juga tidak ada waktu untuk bersedih. Kami hanya ingin menyelesaikan semua pertandingan ini," papar pelatih asal Kroasia tersebut.