NADIKABAR.COM β€” Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, diperkirakan bergerak melemah seiring aksi ambil untung (profit taking) pelaku pasar menjelang periode akhir pekan.

Dibuka menguat, IHSG pada pukul 09.40 WIB bergerak melemah 13,05 poin atau 0,21 persen ke posisi 6.285,56. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 1,35 poin atau 0,22 persen ke posisi 621,91.

β€œDiperkirakan IHSG kembali uji level 6.186- 6.200 pada perdagangan Jumat,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati kunjungan kenegaraan pertama Presiden China, Xi Jinping ke AS sejak tahun 2015, dengan isu perdagangan dan kecerdasan buatan (AI) diperkirakan akan menjadi dua topik utama yang dibahas oleh Presiden AS, Donald Trump dan Presiden China, Xi Jinping.

Sementara itu, meningkatnya yield obligasi jangka menengah dan panjang yang diterbitkan oleh sejumlah negara dengan ekonomi terbesar di dunia, termasuk AS, Jepang, Prancis hingga Inggris, membuat utang negara-negara tersebut terus mengalami kenaikan.

β€œKenaikan yield ini karena kekhawatiran akan kenaikan suku bunga, tekanan inflasi akibat biaya energi yang terus berlanjut, pertumbuhan ekonomi yang lesu, serta belanja fiskal yang tinggi,” jelas Ratna.