Dari dalam negeri, Nico mengatakan kekhawatiran tetap ada seiring tingginya biaya minyak yang berpotensi berdampak ke fiskal.
BEI resmi mengubah batas bawah harga saham dari sebelumnya Rp50 menjadi Rp1, sebuah langkah reformasi pasar yang dinilai sebagai jawaban langsung atas kekhawatiran MSCI terkait struktur pasar modal domestik dan
Pada saat sama, BEI memperketat memperketat kriteria Full Call Auction (FCA), dengan menghapus pemicu non-fundamental yang mengakibatkan 92 saham keluar dari Papan Pemantauan Khusus.
Nico menilai penyesuaian harga tersebut untuk meningkatkan kepercayaan institusi global yang menunjukkan pasar modal Indonesia semakin terbuka, transparan, dan adaptif.
“Di sisi lain berpotensi menciptakan tekanan psikologis atau kepanikan bagi sebagian investor ritel dan rawan dimanfaatkan oleh para spekulan pasar modal untuk melakukan manipulasi jangka pendek,” ujar Nico.
Dibuka melemah, IHSG betah di teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.