NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore, ditutup menguat seiring aksi bargain hunting (aksi beli saham-saham murah) yang dilakukan oleh investor setelah pasar menyentuh level terendahnya selama tiga bulan terakhir.

IHSG ditutup menguat 17,04 poin atau 0,29 persen ke posisi 5.943,02. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,40 poin atau 0,92 persen ke posisi 594,59.

"IHSG menguat setelah melemah selama dua sesi sebelumnya. Aksi beli pada saham-saham yang dinilai murah (bargain hunting) muncul setelah pasar menyentuh level terendah dalam tiga bulan," ujar Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus atau Nico dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.

Dari mancanegara, Nico mengatakan pelaku pasar mencermati sinyal dovish dari pejabat Federal Reserve (The Fed) sambil menantikan rilisnya data inflasi Amerika Serikat (AS).

Presiden Federal Reserve Bank of New York, John Williams, mengindikasikan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tambahan mungkin diperlukan pada tahun ini, namun pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut kemungkinan tidak diperlukan pada 2027.