Dari global, Amerika Serikat (AS) mempertimbangkan untuk mengerahkan kapal induk dan pasukan tambahan ke Timur Tengah, yang berpotensi meningkatkan konflik dengan Iran dan menyebabkan gangguan lebih lanjut terhadap pasokan energi regional.

Associate Director of Research and Investment Maximilianus Nico Demus dalam kajiannya mencatat, pasar berpandangan bahwa rencana AS tersebut memicu kekhawatiran akan potensi eskalasi perang dengan Iran dan gangguan lebih lanjut terhadap pasokan energi regional.

Kondisi ini berpotensi mendorong kenaikan harga minyak di tengah kekhawatiran atas eskalasi konflik AS-Iran, sehingga tekanan inflasi kembali meningkat.

IHSG sempat ditutup melemah 0,32 persen pada sesi I, sebelum akhirnya berbalik menguat pada sesi II.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor mengalami penguatan yang dipimpin oleh sektor teknologi dengan penguatan 1,51 persen dan energi 1,12 persen. Kemudian diikuti sektor barang konsumen primer menguat 0,67 persen, barang baku 0,47 persen, properti 0,4 persen, kesehatan 0,2 persen, dan keuangan 0,2 persen.