NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis bergerak turun mengikuti pelemahan bursa kawasan Asia dipicu oleh data inflasi Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat (AS) yang lebih tinggi dari ekspektasi pasar.

IHSG dibuka melemah 25,89 poin atau 0,44 persen ke posisi 5.917,13. Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,97 poin atau 0,50 persen ke posisi 591,62.

"Diperkirakan IHSG bergerak sideways pada kisaran 5.800-6.000. Namun perlu diwaspadai akan penguatan harga minyak yang berlanjut serta meningkatnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.