NADIKABAR.COM — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin bergerak sideways di tengah pelaku pasar bersikap wait and see terhadap rilis data-data ekonomi dalam negeri.

Dibuka melemah, IHSG pukul 10.12 WIB bergerak menguat 4,08 poin atau 0,08 persen ke posisi 5.061,13. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 0,78 poin atau 0,15 persen ke posisi 515,95.

"Secara teknikal diperkirakan IHSG menguji level 4.900-5.000. Jika IHSG bertahan di atas level 5.000, maka berpotensi akan bergerak sideways di kisaran 5.000-5.200. Peluang untuk menutup gap di 5.800 masih terbuka jika IHSG mampu bertahan di atas 5.450. ,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari dalam negeri, pelaku pasar mencermati rilis data Manufacturing Purchasing Managers (PMI) Index, data neraca perdagangan, data inflasi, data pertumbuhan ekonomi kuartal III-2026, data cadangan devisa, serta indeks harga rumah.