MSCI menerima masukan dari pelaku pasar mengenai reklasifikasi pasar Indonesia tersebut sampai 30 April 2027, dan akan mengumumkan keputusannya pada atau sebelum 30 Juni 2027.
Sementara itu, bursa kawasan Asia bergerak menguat menyusul sesi positif di Wall Street, Amerika Serikat (AS) semalam karena aksi jual saham teknologi mereda dan juga imbal hasil obligasi treasury AS tenor 10 tahun turun meskipun imbal hasil masih di level tinggi namun di bawah 5,1 persen.
Di sisi lain, pelaku pasar terus mengevaluasi prospek kebijakan moneter The Fed, dengan data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Pelaku pasar saat ini memperkirakan sekitar 72 persen kemungkinan bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada Oktober 2026. Selanjutnya, dalam Beige Book yang terbit bulan Oktober 2026 memberikan beragam gambaran mengenai perekonomian.
Di sisi lain, harga minyak yang masih tinggi kekhawatiran tentang inflasi dan kenaikan suku bunga. Pelaku pasar juga menantikan rilis sejumlah data ekonomi China, termasuk pertumbuhan PDB, yang akan dirilis minggu depan.