Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio menegaskan preferensi AS terhadap penyelesaian damai, sementara pejabat Iran menyampaikan bahwa kesepakatan masih memungkinkan tercapai melalui pembahasan yang dimediasi Qatar.

Sementara itu, Bank of Japan (BOJ) mempertahankan suku bunga kebijakan di level 1,25 persen, atau sesuai ekspektasi pasar. Keputusan itu mencerminkan sikap BoJ yang masih mempertahankan kebijakan moneternya di tengah perkembangan ekonomi dan inflasi.

Selanjutnya, pelaku pasar juga bersiap menghadapi keputusan suku bunga dari bank sentral Inggris, Australia, Norwegia, dan Swedia sepanjang pekan ini.

Dari AS, pemilihan paruh waktu pada Selasa (3/11) menjadi perhatian karena hasilnya berpotensi mempengaruhi arah kebijakan pemerintah dan regulasi di berbagai sektor ekonomi.

Dari dalam negeri, kinerja ekonomi Indonesia menunjukkan penguatan pada Oktober 2026, tercermin dari Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur yang meningkat menjadi 54 dari 52,4 pada bulan sebelumnya, atau level ekspansi tertinggi sejak Maret 2024.