Salah satu kawasan yang paling dikenal adalah Savana Bekol. Dari sini, wisatawan bisa menikmati hamparan padang rumput dengan latar Gunung Baluran sekaligus berkesempatan melihat satwa liar dari jarak aman. Selain Bekol, terdapat Pantai Bama yang memiliki pasir putih dan kawasan mangrove.
Karena Baluran merupakan kawasan konservasi, pengalaman berwisata di sini tetap perlu mengikuti aturan pengelola. Wisatawan harus berada di jalur yang ditentukan dan tidak diperbolehkan memberi makan atau mengganggu satwa. Pengunjung juga perlu mengecek informasi terbaru sebelum berangkat karena kawasan dapat ditutup secara insidental akibat kondisi seperti kebakaran hutan atau cuaca tertentu.
Kalau ingin mengganti suasana pegunungan dengan pantai, Pantai Plengkung atau G-Land bisa menjadi pilihan. Pantai ini berada di kawasan Taman Nasional Alas Purwo dan sudah lama dikenal sebagai salah satu lokasi selancar kelas dunia.
G-Land terkenal dengan karakter ombak kiri yang kuat dan panjang. Indonesia Travel menyebut musim terbaik untuk berselancar di kawasan ini berlangsung sekitar April hingga Oktober, sementara ketinggian gelombang dapat mencapai beberapa meter. Karena karakter ombak dan arusnya, lokasi ini lebih cocok untuk peselancar yang sudah berpengalaman.
Nama G-Land sendiri memiliki sejumlah versi asal-usul, salah satunya dikaitkan dengan bentuk garis pantai Plengkung yang melengkung menyerupai huruf G. Ada pula yang menghubungkannya dengan istilah Great, Green Land, atau Grajagan.
Namun, wisatawan yang tidak berselancar tetap bisa menikmati perjalanan menuju kawasan ini dan suasana pantainya. Karena Plengkung berada di kawasan taman nasional, aktivitas wisata tetap harus mengikuti aturan dan kondisi kunjungan yang ditetapkan pengelola.
Alternatif lain yang menawarkan suasana lebih tenang adalah Pantai Teluk Hijau atau Green Bay. Pantai ini berada di kawasan Desa Sarongan dan termasuk dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri.
Daya tarik utamanya adalah warna air laut yang terlihat biru kehijauan, berpadu dengan pasir dan kawasan hutan di sekitarnya. Karakter pantainya membuat Teluk Hijau cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati panorama alam tanpa harus mencari aktivitas yang terlalu ekstrem.
Di sekitar kawasan pantai juga terdapat air terjun yang menjadi daya tarik tambahan. Pengunjung dapat menikmati suasana pantai, bermain air sesuai kondisi dan aturan setempat, atau sekadar bersantai menikmati lanskap pesisir.