"Misalnya, untuk program kewirausahaan dan pengembangan usaha, alumni dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis dapat ikut memberikan pendampingan," sambungnya.

Maman menjelaskan pendekatan berbasis kompetensi tersebut diharapkan membuat kontribusi alumni lebih terarah sekaligus memberikan dampak yang berkelanjutan bagi masyarakat. Pendampingan tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pada masa tanggap bencana, tetapi juga membantu masyarakat kembali membangun kehidupan dan kegiatan ekonominya.

Sejumlah wilayah menjadi fokus awal Trisakti Peduli. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), dukungan diarahkan pada pemulihan infrastruktur dasar, akses air bersih, dan pemulihan sosial. Sementara di Aceh dan Sumatera Utara (Sumut), program difokuskan pada pemulihan masyarakat hingga akses ekonomi pascabanjir bandang serta tanah longsor.

Di Kalimantan, dukungan diarahkan pada pemulihan kesehatan masyarakat dan lingkungan akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sementara di Jawa Barat (Jabar), Trisakti Peduli akan memberikan dukungan terhadap pemulihan permukiman dan masyarakat terdampak gempa. Adapun di Jawa Timur (Jatim), program diarahkan pada pemulihan ekonomi lokal dan sarana publik bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru.

Trisakti Peduli juga membuka kemungkinan menjangkau wilayah bencana lainnya berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan di lapangan. Program di setiap daerah akan disusun berdasarkan pemetaan kebutuhan (needs assessment), sehingga bentuk intervensi dapat disesuaikan dengan kondisi masyarakat.

Dukungan dapat mencakup pemulihan ekonomi masyarakat, pendampingan usaha hingga Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), pelayanan kesehatan, pendidikan, pembangunan dan pemulihan infrastruktur, layanan teknis, serta bentuk bantuan lain sesuai kebutuhan daerah.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pemulihan pascabencana karena masyarakat tidak hanya menerima bantuan dalam jangka pendek, tetapi juga memperoleh pendampingan untuk kembali menjalankan kegiatan produktif dan membangun kemandirian ekonomi.