Menurut Sinha, ikan tersebut mudah membusuk setelah mati sehingga masyarakat perlu mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak sembarangan mengonsumsinya. Goonch catfish termasuk spesies yang berstatus terancam menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Ancaman yang dibawa banjir tidak berhenti pada ikan-ikan misterius itu. Air bah juga menyeret lumpur, batang pohon, puing jembatan yang runtuh, material dari proyek pembangkit listrik tenaga air, peralatan rumah tangga, tabung LPG, hingga bangkai hewan dan jenazah manusia.

Para ahli kesehatan memperingatkan bahwa kondisi tersebut dapat mencemari sumber air minum dan memicu penyebaran penyakit seperti diare, kolera, tifus, hepatitis A, dan hepatitis E.

Dokter PV Singh dari Rumah Sakit LNJP Bihar menyebut risiko kesehatan akibat banjir ini sangat serius dan membutuhkan penanganan cepat.

"Penyakit yang muncul akibat air tercemar merupakan ancaman serius bagi keselamatan masyarakat," kata dia.

Pemerintah juga mengimbau warga yang mengalami gejala seperti muntah, diare berat, sakit perut, pusing, atau kesulitan bernapas setelah mengonsumsi ikan hasil tangkapan banjir agar segera mencari pertolongan medis.

Selain itu, masyarakat diminta melaporkan temuan ikan yang tidak biasa kepada petugas perikanan setempat untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.