NADIKABAR.COM — Dua pesawat Garuda Indonesia yang seharusnya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, dialihkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka. Pengalihan dilakukan imbas gangguan abu vulkanik dari letusan Gunung Anak Krakatau yang berdampak terhadap operasional penerbangan di Soetta.

Dua pesawat tersebut merupakan penerbangan Garuda Indonesia yang membawa jemaah umrah dari Arab Saudi. Pesawat pertama yakni GA 961 dengan rute Madinah-Jakarta menggunakan Boeing 777-300.

Pesawat tersebut dialihkan dan mendarat di BIJB Kertajati sekitar pukul 14.25 WIB. Pesawat membawa 356 penumpang yang seluruhnya merupakan jemaah umrah.

Kemudian pesawat GA 983 dengan rute Jeddah-Jakarta juga dialihkan ke Kertajati. Pesawat jenis Boeing 777-300 tersebut membawa 307 penumpang. Pesawat tersebut mendarat di BIJB Kertajati sekitar pukul 15.00 WIB.

Executive General Manager (EGM) BIJB Kertajati Nuril Huda mengatakan, pengalihan dilakukan setelah adanya koordinasi dengan pihak Garuda Indonesia dan Kementerian Perhubungan.

"Seperti kita ketahui semuanya bahwasanya beberapa hari yang lalu ada erupsi gunung anak krakatau, yang di mana menyebabkan abu vulkaniknya keluar dan mengakibatkan Bandara Soekarno-Hatta terkena imbas dari abu vulkanik tersebut sehingga tutup atau close sementara," kata Nuril kepada NadiKabar, Minggu (6/9/2026).