NADIKABAR.COM — Lebih dari 400 lembaga pendidikan di Prancis menghentikan kegiatan belajar mengajar pada Jumat akibat aksi protes yang dilakukan para siswa sekolah menengah atas (SMA), kata Menteri Pendidikan Prancis Edouard Geffray.

"Saat ini, saya mengetahui sedikitnya 400 sekolah akan ditutup besok," kata Geffray kepada saluran televisi France 2 pada Kamis (1/10).

Geffray mengatakan sistem keselamatan kebakaran yang rusak dan serangan terhadap staf menjadi sebagian dari beberapa alasan penutupan sekolah tersebut.