Peluncuran sertifikasi tersebut dilakukan bersamaan dengan ajang Fastmarkets International Aluminium Conference 2026 pada 15–17 September 2026.

Langkah ini menurut dia, menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam meningkatkan daya saing aluminium Indonesia di tengah meningkatnya kebutuhan industri global terhadap produk dengan jejak karbon lebih rendah.

Perusahaan negara ini merupakan satu-satunya produsen aluminium primer Indonesia dengan emisi karbon rendah yang proses peleburannya ditopang oleh energi listrik berbasis tenaga air.