Sementara itu, Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman menambahkan bahwa bank sentral memilih untuk tidak menaikkan BI-Rate karena dapat berdampak pada kenaikan harga-harga di domestik.

Secara keseluruhan, meski terjadi kenaikan harga minyak global, ia menilai fundamental ekonomi domestik saat ini masih cukup baik karena ditopang oleh permintaan dan konsumsi domestik serta investasi.

BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 berada dalam kisaran 4,9-5,7 persen.