Pada Senin (12/10), Kepolisian New Delhi mengumumkan tiga lokasi resmi sebagai alternatif Jantar Mantar. Unjuk rasa CJP pada Juli, yang berujung mundurnya Menteri Pendidikan akibat skandal ujian, juga digelar di lokasi tersebut.

"Anda tidak bisa mencabut status lokasi unjuk rasa," tegas Dipke dalam pernyataannya via media sosial, sembari men-tag akun resmi Modi. Dipke sendiri sempat ditangkap polisi pada akhir pekan, sebelum akhirnya dibebaskan.

Modi, saat berbicara dalam konferensi bisnis di New Delhi, mengatakan bahwa India merupakan "ibu demokrasi", namun tidak menyinggung secara langsung soal unjuk rasa Partai Kecoak.

"Di negara kita, masyarakat secara terbuka memperdebatkan berbagai isu dan mendiskusikan beragam sudut pandang," ujarnya.