Selain itu, dia mengungkapkan bidang-bidang lain yang cukup mendapat apresiasi publik, yakni politik dan stabilitas (54,3 persen), pendidikan dan kesehatan (51,9 persen), serta kebudayaan dan kehidupan beragama (50,1 persen).
Meskipun terjadi guncangan dan gejolak sosial-politik, Taufik berpendapat hal tersebut tidak mengarah pada situasi ketidakstabilan, karena besarnya dukungan dari partai-partai dan berbagai kekuatan politik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.
Sebaliknya, bidang ekonomi hanya memperoleh kepuasan 43,8 persen.
Taufik menilai lemahnya nilai tukar rupiah, turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), hingga pergantian pos menteri keuangan setiap tahun menjadi indikator masalah serius di bidang ekonomi yang harus dihadapi Prabowo-Gibran.
Demikian pula dengan bidang lingkungan hidup dan penanganan bencana. Taufik menyampaikan tingkat kepuasan publik jatuh di titik terendah sebesar 31,3 persen.