"Prioritas kami sejak awal adalah memastikan aset dan data member tetap aman sebelum layanan kembali dibuka,” ujar William.

Dalam proses penanganan, tambahnya, perusahaan melakukan mitigasi dan evaluasi terhadap sejumlah infrastruktur utama, termasuk sistem trading, wallet, dan akun.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa aktivitas yang terdeteksi tidak berkembang menjadi transaksi maupun perpindahan aset secara tidak sah. Dana, aset kripto, dan data member tetap aman selama proses tersebut.

Setelah proses perbaikan, asesmen, dan verifikasi keamanan selesai, perusahaan mulai membuka layanan secara bertahap pada Sabtu, 31 Oktober 2026, mulai pukul 14.00 WIB. Pembukaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan setiap fungsi berjalan sesuai standar keamanan sebelum seluruh layanan kembali beroperasi penuh.