NADIKABAR.COM — Indonesia turut berperan aktif di kancah global untuk memperkuat perlindungan anak dari risiko penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam kehidupan sehari-hari.

Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan Indonesia bergabung dalam Global Coalition for Children's Rights and Protection in the Age of AI, sebuah koalisi negara-negara yang mendorong perlindungan hak dan keselamatan anak di tengah perkembangan teknologi AI.

"Indonesia dalam sidang PBB kemarin telah ikut serta dan masuk dalam Global Coalition for Children's Rights and Protection in the Age of AI," kata Meutya di Kantor Kemkomdigi, Jakarta pada Rabu..

Meutya mengatakan Indonesia juga akan mengikuti pertemuan lanjutan dengan koalisi tersebut yang rencananya digelar pada November 2026 untuk membahas upaya perlindungan anak di era AI.

Melalui koalisi tersebut, Indonesia mendorong adanya aturan dan standar yang lebih seragam sehingga negara-negara memiliki acuan bersama dalam melindungi anak.