NADIKABAR.COM β Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot menyampaikan terdapat peluang kerja sama pengembangan hidrogen dengan sejumlah perusahaan asal Amerika Serikat.
βKita akan kerja sama juga dengan beberapa perusahaan dari Amerika,β ujar Yuliot ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat.
Yuliot menyampaikan Amerika Serikat mengembangkan hidrogen sebagai salah satu alternatif sumber energi terbarukan. Ia pun menyoroti potensi hidrogen yang dimiliki oleh Indonesia.
Berdasarkan data PT PLN (Persero), Indonesia surplus hidrogen sebesar 125 ton per tahun, sebab hanya menggunakan 75 ton dari 200 ton yang diproduksi.