Kini, proses normalisasi hubungan antara Azerbaijan dan Armenia terus berlanjut, termasuk melalui penandatanganan kesepakatan damai yang dimediasi Amerika Serikat pada 8 Agustus 2025.
Ramil menuturkan bahwa saat ini pemerintahnya tengah berfokus pada rekonstruksi serta pembangunan kawasan Garabagh dan East Zangezur sebagai pusat baru pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui program 'Great Return', ia menyatakan bahwa berbagai kota dan desa tengah dibangun kembali demi memastikan masyarakat yang terdampak dapat kembali pulang dengan aman ke tanah leluhur mereka.
Hingga saat ini, lebih dari 300.000 hektare lahan telah dibersihkan dari ranjau dan amunisi yang tersisa, serta lebih dari 40.000 warga telah kembali ke 47 wilayah permukiman. Hampir 100.000 orang kini tinggal, menuntut ilmu, maupun bekerja di wilayah-wilayah yang telah kembali damai tersebut.