NADIKABAR.COM β Indonesia mendesak percepatan implementasi solusi dua negara di tengah terus berlanjutnya kekerasan dan pengungsian di Palestina, kata Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono.
"Rakyat Palestina masih menghadapi kekerasan dan pengungsian. Kita harus mengakhiri kenyataan ini," kata Menlu dalam pertemuan Aliansi Global Tingkat Menteri untuk Implementasi Solusi Dua Negara di Markas PBB di New York, Amerika Serikat pada Rabu (23/9).
Sugiono menjelaskan bahwa setahun setelah diadopsi Deklarasi New York dan resolusi Dewan Keamanan nomor 2803, dukungan internasional terhadap solusi dua negara terus meningkat. Semakin banyak negara juga telah mengakui Negara Palestina.
βKini kita memiliki peluang dan tanggung jawab untuk mengubah momentum politik yang terus berkembang ini menjadi tindakan nyata dan kolektif,β katanya.
Indonesia menyerukan negara-negara yang belum mengakui Palestina untuk segera memberikan pengakuan sebagai bagian dari upaya memperkuat jalan menuju terwujudnya negara Palestina yang merdeka dan berdaulat.
βKita harus terus mengetuk pintu setiap negara yang belum mengakui Palestina, karena setiap pengakuan akan meruntuhkan satu demi satu batu bata dari tembok pendudukan,β ucapnya.