Dalam sesi exchange view dalam Pertemuan The 42nd COMCEC Ministerial Session di Istanbul, Turkiye, Senin (2/11), Roro menyambut baik rekomendasi kebijakan yang telah diformulasikan oleh COMCEC Trade Working Group, terutama yang berfokus pada perluasan solusi pembiayaan syariah, penilaian kredit berbasis arus kas, digitalisasi dokumen perdagangan, dan skema penjaminan bagi UMKM.

Dalam rangka memperkuat ekosistem pembiayaan perdagangan regional, Indonesia juga mendukung gagasan kerja sama konkret antarnegara anggota OKI.

Adapun beberapa program terkait hal tersebut meliputi peningkatan kapasitas, fasilitas pembiayaan bersama, jaminan kredit, serta asuransi ekspor terutama bagi UMKM.

Selain pembiayaan perdagangan, Wamendag Roro menekankan pentingnya penguatan digitalisasi pembayaran lintas batas termasuk pemanfaatan transaksi dengan menggunakan mata uang lokal masing-masing (Local Currency Transactions/LCT). Hal tersebut diperlukan guna mendongkrak kinerja ekspor khususnya bagi UMKM di negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam.