Saat melawan China, timnas Garuda mencoba bermain agresif melalui penetrasi dan tembakan dari area perimeter. Namun, lawan mampu menjaga pertahanan dan mengontrol perolehan angka dalam permainan tiga lawan tiga yang berlangsung cepat.

China terus menjaga keunggulan hingga mencapai 21 angka, sedangkan Indonesia berhenti di 10 poin.

Mohammed Arip menjadi pencetak angka terbanyak, yakni empat poin ditambah dua rebound. Sementara perolehan angka lawan, dipimpin oleh Shihao Han dan Diancheng Ma yang masing-masing mencetak empat poin.