NADIKABAR.COM — Indonesia secara resmi menggelar Piala Asia Padel Junior 2026. Ajang yang diikuti 209 atlet ini dimulai pada 7-14 November di Jakarta.
Ini adalah edisi kedua penyelenggaraan usai yang pertama digelar di Bahrain. Ajang ini mempertandingkan tiga kelompok usia yaitu U-14, U-16, dan U-18.
Selain tuan rumah, beberapa negara yang ikut ambil bagian ialah Thailand, Malaysia, Filipina, Jepang, Oman, Iran, Uni Emirat Arab, Qatar, Lebanon, Kuwait, Hong Kong, Taiwan, Pakistan, Kazakhstan, Arab Saudi, dan Australia.
"Ini adalah pertandingan tim terbesar di benua Asia. Kita memiliki pemain terbaik di Asia pada usia di bawah 14, 16, dan 18. Ini acara yang sangat besar, dan kami sangat senang berada di Jakarta dan Indonesia," kata Jaume Campistol Direktur FIP of Youth kepada wartawan, Sabtu (7/11/2026).
"Kerja sama dengan PBPI (Perkumpulan Besar Padel Indonesia) ini menghasilkan acara yang sangat luar biasa. Standar dan levelnya sangat tinggi. Dari fasilitas, hotel, transportasi semuanya sangat baik," lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum I PBPI Mochtar Sarman mengatakan kepercayaan FIP ini selaras dengan misi padel Indonesia yang ingin mengembangkan bibit atlet sejak usia dini.
"Ini sangat penting bagi kami karena merupakan salah satu roadmap dari PBPI dalam pembibitan talenta-talenta muda kita," kata Mochtar.
"Jadi kami tidak hanya fokus hanya di tim senior, tapi turut mempersiapkan talenta-talenta muda supaya bisa terus berkompetisi secara tim atau secara merepresentasikan negara," tuturnya.
Tak hanya itu, industri olahraga di Indonesia juga mendapat dampak positif dengan digelarnya Piala Asia di Indonesia. Sebab, banyak peserta yang turut memboyong keluarganya ke Jakarta.
"Ini akan mendongkrak industri olahraga seperti keinginan Menpora Erick Thohir," tambahnya.
Mengenai target, PBPI tak memasang capaian khusus. Lebih dari itu, para pemain dapat memetik pelajaran dan pengalaman berharga dari single event terbesar di Asia ini.
"Apa pun hasilnya sudah merupakan suatu kebanggaan. Kami sudah menyiapkan tim selama dua bulan dengan dua kali traning camp," ujar Pelatih Timnas Junior Padel Indonesia, Mario Yohakim Prayanto.