NADIKABAR.COM — Indonesia mulai menjajaki peluang pasar kerja baru bagi pekerja migran Indonesia (PMI) di Republik Palau, termasuk di sektor profesional, industri konstruksi, dan maritim.

Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani dalam siaran pers KP2MI pada Jumat mengatakan Palau memiliki kebutuhan tenaga kerja di sejumlah bidang, seiring berkembangnya sektor pariwisata dan industri hospitality di negara kepulauan tersebut.

"Palau memiliki potensi yang menarik untuk dikembangkan sebagai salah satu negara tujuan penempatan pekerja migran," kata Christina dalam pertemuan daring dengan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI untuk Filipina Victorina Hesti Dewayani pada Kamis (8/10).