"Yang paling penting bukan hanya bagaimana mereka bisa memainkan lagu, tetapi bagaimana 21 anak ini bisa bermain sebagai satu kesatuan. Mereka harus belajar mendengar satu sama lain, menjaga tempo, disiplin dan tetap tenang ketika tampil di panggung internasional," ujar Eryck.
Menurutnya, usia para peserta yang masih sangat muda justru menjadi tantangan tersendiri. Namun, semangat belajar dan konsistensi latihan membuat mereka mampu menunjukkan perkembangan yang signifikan.
"Selama enam bulan mereka berlatih dengan serius. Ada proses, ada kesalahan, ada evaluasi, tetapi mereka terus belajar. Gold Medal ini adalah hasil dari kerja keras anak-anak, dukungan orang tua, sekolah, dan seluruh tim," katanya.