NADIKABAR.COM — Suasana semakin meriah setelah Indonesia memastikan gelar juara dengan mengalahkan Thailand 4-2 melalui adu penalti. Nyala flare menerangi kerumunan, sementara nyanyian dan teriakan dukungan untuk Garuda menggema hingga Jalan Pahlawan, Semarang.

Puncak perayaan terjadi ketika kiper Timnas Indonesia Emil Audero menggagalkan penalti penendang keempat Thailand, Nattapong Sayriya. Warga langsung berdiri, berteriak, dan saling merayakan kemenangan.

Kemenangan Indonesia berlangsung dramatis. Skuad Garuda sempat unggul lewat tendangan bebas Dean James pada menit ke-84. Namun, Thailand mampu menyamakan kedudukan tiga menit kemudian melalui Iklas Sanron.

Skor 1-1 bertahan hingga waktu normal sehingga pertandingan berlanjut ke babak tambahan. Thailand kemudian berbalik unggul 2-1 melalui Peeradol Chamrasamee pada menit ke-111.

Indonesia kembali bangkit. Elkan Baggott menyamakan kedudukan pada menit ke-116 sehingga skor 2-2 bertahan hingga babak tambahan berakhir. Pemenang pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Saat penalti keempat Thailand berhasil ditepis Emil Audero, suasana di halaman Kantor Gubernur Jateng langsung pecah. Flare kembali menyala di tengah kerumunan. Nyanyian Garuda dan pekikan "Indonesia!" menggema, disambut lambaian bendera Merah Putih dari berbagai sudut halaman.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen turut menyaksikan pertandingan tersebut bersama ribuan warga. Ia menyebut kemenangan Indonesia menunjukkan kebangkitan sepak bola Tanah Air.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengaku puas melihat para pemain mampu tetap tenang hingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.