Khizer pun berharap interaksi mahasiswa internasional melalui olahraga dan kegiatan lintas budaya seperti ISCG dapat terus berkembang di lingkungan kampus dan melibatkan semakin banyak pemangku kepentingan di masa mendatang.

Poin Indonesia dalam ISCG 2026 antara lain disumbangkan oleh Syahrani dari kategori puisi, Naufal Ammar pada kategori melukis, serta pasangan ganda putri Zulfa dan Lia melalui tenis meja. Mereka meraih juara pertama pada cabang kompetisi masing-masing.

Indonesia juga meraih posisi kedua dan ketiga pada sejumlah kategori lainnya, termasuk mini soccer, bola basket, bulu tangkis, tenis meja, catur, kaligrafi, dan desain grafis.

Kebersamaan yang dibangun melalui event olahraga dan budaya tersebut diharapkan dapat menjadi fondasi untuk semakin memperkuat kolaborasi, saling pengertian, dan hubungan antarmasyarakat lintas negara.