Bagi Indonesia, lanjut dia, prestasi tersebut merupakan catatan spektakuler. Untuk kali pertama, sejak ajang itu digelar pada 2025 di Singapura, Indonesia langsung mampu kuasai kategori putra dan putri pada tahun kedua pelaksanaan.

Kesuksesan menjuarai kategori putri tahun ini merupakan pengulangan saat pencapaian tahun sebelumnya alias back-to-back champions. Ditambah lagi, hasil 100 persen kemenangan dalam enam laga sejak penyisihan grup sampai final juga berhasil dicapai.

Sementara untuk putra, tambah Nirmala, keberhasilan pada 2025 semakin meningkatkan pencapaian edisi sebelumnya yang menempati peringkat keempat. Rekor laga 6-7 (menang-kalah) pada edisi 2026 menjadi bukti kemampuan tim telah meningkat dari sebelumnya.