"Kita harus membedah apa yang membuat mereka berhasil, mulai dari pembinaan, scouting, kompetisi, pelatih, sport science, dukungan organisasi hingga ekosistemnya. Kalau kita tahu faktornya, kita bisa mencari apa yang relevan untuk cabang olahraga lain," kata Okto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/10/2026).

Menurut Okto, Indonesia sejatinya tidak kekurangan talenta. Potensi tersebut terlihat dari ketersediaan ribuan sekolah dan klub, serta keragaman potensi fisik yang dimiliki para atlet.

Persoalannya adalah bagaimana talenta-talenta tersebut ditemukan, ditempatkan, dan dikembangkan secara tepat.Karena itu, Okto mendorong penguatan cross-sport talent, scouting berbasis data, serta pembinaan jangka panjang. Di sisi lain, ia juga menegaskan perlunya prioritas dalam pembinaan prestasi.Tidak semua cabang olahraga dapat memperoleh pendekatan dan sumber daya yang sama.

"Kita tidak harus menang di semua cabang olahraga. Tetapi kita harus tahu cabang olahraga mana yang harus kita menangkan. Kalau orientasinya medali, dukungannya juga jangan setengah-setengah," ujarnya.