Indonesia makin dominan pada gim kedua. Muhammad Luthfi Habibi/Dian Ramadhani Mukti membuka pertandingan tanpa kehilangan poin untuk membawa Indonesia unggul 11-0.
Selsi Josika/Halifia Usni Pratiwi melanjutkan keunggulan menjadi 22-1, disusul Jolin Angelia yang membuat skor menjadi 33-5.
Joven Farandi/Joseph Marcellino Kyta kemudian membawa Indonesia unggul 44-8 sebelum Fathurachman menutup pertandingan dengan kemenangan 55-11.
Menurut Eskar, kondisi angin serta perubahan sisi lapangan sempat mempengaruhi laju shuttlecock sehingga pemain membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.
Namun, dukungan masyarakat Indonesia yang hadir di arena membuat para pemain bisa lebih cepat keluar dari tekanan dan menunjukkan permainan yang lebih baik pada gim kedua.