Tim Garuda sempat dibuat frustrasi pada sebagian besar babak kedua, sedangkan Malaysia justru menambah empat gol lagi untuk menang 6-0. Indonesia sempat menghidupkan asa lewat gol ketujuh pada menit-menit akhir, namun langsung kebobolan tak lama kemudian.

Situasi itu mengharuskan Indonesia mencetak dua gol tambahan untuk memuncaki klasemen grup dan secara luar biasa, pasukan John Herdman berhasil mewujudkannya lewat gol Diks dan Baker.

Kemenangan besar yang berakhir dramatis itu pun mengantarkan Indonesia lolos ke final karena unggul dalam produktivitas gol dibanding Malaysia.

Kedua tim sama-sama memiliki tujuh poin dan selisih gol plus tujuh. Namun, Indonesia berhak mendapatkan tiket ke final karena mencetak gol lebih banyak, yaitu 11 gol, sementara Malaysia mencetak sembilan gol.