NADIKABAR.COM — Indonesia merebut medali perak terakhir cabang olahraga angkat berat Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Sabtu, melalui nomor beregu campuran.

Dikutip dari laman penyelenggara, pada pertandingan yang berlangsung di Nagoya City Trade & Industry Center, Jepang, itu, Indonesia menorehkan total skor 377,21.

Jumlah poin tersebut sedikit di bawah peraih medali emas, Irak, yakni 378,99.

Pada nomor tersebut, Indonesia menurunkan tiga atlet yakni Ni Nengah Widiasih, Hilman, dan Abdul Hadi.

Saat melawan Irak pada perebutan emas tersebut, Ni Nengah Widiasih mencatatkan angkatan terbaik 95 kilogram. Hilman menorehkan 165 kilogram dan Abdul Hadi 146,40 kilogram.

Sebelumnya, Ni Nengah Widiasih juga sudah menyumbangkan perunggu untuk Indonesia dari nomor -41kg putri.

Serupa dengan Ni Nengah, Hilman pun telah memberikan perunggu dari nomor -54kg putra.

Dengan demikian, total Indonesia mendapatkan dua medali perak dan tujuh perunggu Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 dari para angkat berat.

Selain dari beregu campuran, perak para angkat berat Indonesia lainnya datang dari beregu putri.

Secara keseluruhan di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia mengumpulkan 15 medali emas, 21 perak dan 37 perunggu untuk duduk di posisi kedelapan klasemen akhir.

Indonesia bertengger persis di bawah Thailand (ketujuh) dengan 18 medali emas, 40 perak dan 65 perunggu. Indonesia dan Thailand pun menjadi dua negara terbaik Asia Tenggara di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.