"Indonesia juga berharap agar seluruh upaya pencarian dan penyelamatan, penanganan korban, serta pemulihan pascabencana yang tengah dilakukan dapat berlangsung dengan lancar dan efektif," katanya.
Diketahui, rekaman CCTV beredar menunjukkan banjir bandang itu menyapu bangunan gedung bertingkat di perbatasan Nepal dengan China. Dilansir Channel News Asia dan Reuters, rekaman CCTV di Gyirong menunjukkan orang berbondong-bondong berlarian berusaha menyelamatkan diri sebelum hantaman banjir besar yang membawa material lumpur menghancurkan gedung lintas batas tim redaksi China dan Nepal pada Rabu (26/8).
Laporan awal menyebut ada gempa di salah satu area yang memicu longsor gletser. Sejauh ini, kepolisian Nepal sudah menemukan 157 orang korban tewas akibat banjir bandang itu. Sementara, 1.300 orang dilaporkan hilang setelah banjir bandang.